Tempat kolam didesaku
Pada zaman dahulu terdapat lah sebuah desa yang sedang diladai malang petaka. desa ini bernama desa sirah pulau, desa ini sedang dirusui oleh desa rejang. Akhirnya desa sirah pulau dengan desa rejang bertempur, make desa sirah pulau ini kalah, setelah itu desa ini akhirnya meninggal semua.
Setelah lama tak dihuni desa sirah pulau,karena para warga di desa ini meninggal semua, maka nenek moyang ini meminta pertolongan kepada nenek moyang desa karang indah.karena desa ini merasa lulo petai siso naik, akibatnya kalah dari pertempuran dengan desa rejang.
Lantas setelah minta tolong kepada puyang desa karang indah akhirnya nenek moyang ini menolong desa sirah pulau, kato puyang karang indah ngomong kepada desa sirah pulau , tolong ambeka batang manaw,setelah itu kato puyang karang indah seluruh jeme desa sirah pulau berpegangan gale kebatang naw make puyang tadi mengembuskan batang naw tadi.
lalu seluruh jeme desa sirah pulau tadi bersen make jeme desa ini kembali hidup semua.setelah itu puyang desa sirah pulau berkate apakah balasan kasihuntuk puyang karang indah.kato desa sirah pulau,ambeklah tempat koalm untuk balasan kasih kami kepada desa karang indah, akhirnya desa karang indah setuju dan mengambeknye.dari mula hari ini sampai kiamat tidak boleh seambekan bujang gadisnye oleh karena itu angkan kelawa,siape barang yang melawati janji jurat tak berkembang.
kate puyang karang indah dengan desa sirah pulau sejarah ini adalah upahan dari nenek moyang desa sirah pulauakibat kalah dari desa rejang.akhirnya desa karang indah menjadi desa yang sangat indah dan ramai, banyak orang-orang yang berkunjung ketempat kolam tersebut,tak terasa kolam ini sangat indah dan airnya sangat bermanfaat bagi kesehatan masyarakat.
Rabu, 18 Maret 2009
sejarah kota lahat

selayang pandang sekitar kabupaten lahat
sekitar tahun 1830 pada masa kesultanan palembang dikabupaten lahat telah ada marga. marga- marga ini dibentuk dari sungai- sungai dan suku- suku yang ada pada waktu itu. seperti : didaerah lematang, kikim, pasemah, lintang, gumay, tebing tinggi, marga inilah merupakan cikal bakal adanya pemerintahan dikabupaten lahat.
pada masa bangsa inggris berkuasa di indonesia, marga tetap ada dan pada masa penjajahan belanda sesuai dengan kepentingan belanda di indonesia pada waktu itu pemerintahan kabupaten lahat dibagi dalam afdelling (keresidenan) dan onder afdelling (kewendanan). dari 7 (tujuh) afdelling ada disumatera selatan, dikabupaten lahat terdapat 2 (dua) afdelling yaitu afdelling tebing tinggidengan 5 (lima) onder afdelling dan afdelling lematang ulu. lematang hilir, kikim serta pasemah dengan 4 onder afdelling. dengan kata lain pada waktu itu dikabupaten lahat terdapat 2 keresidenan. pada tanggal 20 mei 1869 afdelling lematang ulu. lematang ilir serta pasemah beribu kota dilahat yang dipimpin oleh pp.ducloux dan posisi marga pada saat itu sebagai bagian dari dengan kabupaten lahat sesuai dengan keputusan gubernur kepala daerah tk 1 sumatera selatan nomor :008/sk/1998 tanggal 6 januari 1998.
masuknya tentara jepang pada tahun 1942, afdelling yang dibentuk oleh pemerintah belanda dirubah menjadi sidokan dengan pemimpin orang pribumi yang ditunjuk oleh pemerintah militer jepang dengan nanik goncu dan fuku goncu.
sekitar tahun 1830 pada masa kesultanan palembang dikabupaten lahat telah ada marga. marga- marga ini dibentuk dari sungai- sungai dan suku- suku yang ada pada waktu itu. seperti : didaerah lematang, kikim, pasemah, lintang, gumay, tebing tinggi, marga inilah merupakan cikal bakal adanya pemerintahan dikabupaten lahat.
pada masa bangsa inggris berkuasa di indonesia, marga tetap ada dan pada masa penjajahan belanda sesuai dengan kepentingan belanda di indonesia pada waktu itu pemerintahan kabupaten lahat dibagi dalam afdelling (keresidenan) dan onder afdelling (kewendanan). dari 7 (tujuh) afdelling ada disumatera selatan, dikabupaten lahat terdapat 2 (dua) afdelling yaitu afdelling tebing tinggidengan 5 (lima) onder afdelling dan afdelling lematang ulu. lematang hilir, kikim serta pasemah dengan 4 onder afdelling. dengan kata lain pada waktu itu dikabupaten lahat terdapat 2 keresidenan. pada tanggal 20 mei 1869 afdelling lematang ulu. lematang ilir serta pasemah beribu kota dilahat yang dipimpin oleh pp.ducloux dan posisi marga pada saat itu sebagai bagian dari dengan kabupaten lahat sesuai dengan keputusan gubernur kepala daerah tk 1 sumatera selatan nomor :008/sk/1998 tanggal 6 januari 1998.
masuknya tentara jepang pada tahun 1942, afdelling yang dibentuk oleh pemerintah belanda dirubah menjadi sidokan dengan pemimpin orang pribumi yang ditunjuk oleh pemerintah militer jepang dengan nanik goncu dan fuku goncu.
Senin, 16 Maret 2009
Langganan:
Postingan (Atom)